4.24.2014

mengutip #28

lagu kamu aneh aneh yah..tapi sekarang aku jadi suka.trus kalo denger jadi keinget kamu

heaven knows no frontiers

If  life is a river and your heart is a boat
And just like a water baby, baby born to float
And if life is a wild wind that blows way on high
And your heart is Amelia dying to fly
Heaven knows no frontiers and I’ve seen heaven in your eyes

And if life is a bar room in which we must wait
‘Round the man with his fingers on the ivory gates
Where we sing until dawn of our fears and our fates
And we stack all the dead men in self addressed crates

In your eyes faint as the singing of a lark
That somehow this black night
Feels warmer for the spark
Warmer for the spark
To hold us ’til the day
When fear will lose its grip
And heaven has its ways

Heaven knows no frontiers
And I’ve seen heaven in your eyes

If your life is a rough bed of brambles and nails
And your spirit’s a slave to man’s whips and man’s jails

Where you thirst and you hunger for justice and right
And your heart is a pure flame of man’s constant night

In your eyes faint as the singing of a lark
That somehow this black night
Feels warmer for the spark
Warmer for the spark
To hold us ’til the day when fear will lose its grip
And heaven has its ways
And heaven has its ways
When all will harmonise
And you know what’s in our hearts
The dream will realise

Heaven knows no frontiers
And I’ve seen heaven in your eyes
Heaven knows no frontiers
And I’ve seen heaven in your eyes

-the corrs-

Life is intrinsic with fear. When you lose the feeling, you die. Heaven has no boundary once you die. The person they sing of is warm and full of excitement, and gives us a feeling that anything is possible. Yes, heaven knows no frontiers. Somehow I have found my heaven in his eyes. And you can find bliss in those eyes. But if it’s only my heaven, am I selfish? Can I consider it as OUR bliss? Well, I guess only heaven knows..

4.23.2014

mengutip #27

maybe someday we'll meet
and the story will be different

4.22.2014

tentang sebuah keyakinan

wikipedia : Keyakinan adalah suatu sikap yang ditunjukkan oleh manusia saat ia merasa cukup tahu dan menyimpulkan bahwa dirinya telah mencapai kebenaran.

seorang teman beberapa waktu lalu pernah cerita. kalau dia baru baru saja membatalkan pernikahannya di "menit menit" terakhir dengan alasan karena ternyata pada akhirnya dia tidak yakin. entah apa alasan tepatnya kenapa mendadak dia kehilangan keyakinannya itu, saya tidak mau banyak bertanya. yang saya tau, dia bukannya tidak berusaha untuk mencari tau sebab ketidakyakinannya itu. dia pasti berusaha untuk itu. hanya pada akhirnya dia ditunjukkan oleh keyakinannya untuk tidak melanjutkan semuanya.

saya tau apa rasanya karena saya pernah melakukan itu,atau mungkin tepatnya saya pernah ada di posisi dia. makanya saya tidak menjudge dia apa apa. karena saya juga akan melakukan itu kalo saya jadi dia. mungkin orang luar atau orang terdekat kita akan merasa aneh ataupun merasakan ketidakadilan atau bahkan berfikir bahwa kita si manusia yang jahat. tapi cobalah  berfikir bahwa bukankah lebih baik untuk berkata jujur mengenai apa yang dirasa dibanding menyimpan semuanya entah sampai kapan? 

karena pada akhirnya kita yang akan menjalani semuanya. bukan mereka,bukan anda,atau siapapun. tentang kita dan diri kita

untuk saya, ketika saya tidak yakin untuk menjalani sesuatu, saya akan memilih untuk mundur dibanding saya harus menjalani dengan keraguan karena pada akhirnya keyakinan akan tetap menang.dan disaat keraguan saya muncul, saya akan mengusahakan segalanya terlebih dahulu sebelum saya sampai pada keputusan bahwa saya memang benar benar tidak yakin akan suatu hal. dan begitu juga ketika saya yakin akan suatu hal. saya akan melakukannya, karena saya tau kalo saya tidak melakukannya apapun hasilnya saya akan menyesal. 

mengutip kata wikipedia, bahwa keyakinan itu adalah suatu sikap disaat manusia sudah merasa cukup tau dan menemukan suatu kebenaran untuk dirinya. yah, kebenaran untuk dirinya memang harus digaris bawahi. karena yang benar versi kita belum tentu benar versi orang lain. tapi karena kita sudah merasa cukup tau, dengan kata lain kita sudah memikirkan sebab dan akibatnya,sudah memikirkan resikonya, jadi disaat kita memilih keyakinan itu, harusnya tidak ada penyesalan sesudahnya. karena semuanya sudah dipikirkan baik baik.










mengutip #26

hope i can be happy or at least im trying to be happy

4.21.2014

pesan pagi ini

pagi ini mendapat kiriman pesan dari seorang teman baik :
"kata kata yang selalu saya ingat dalam hati dan kepala, daun jatuhpun sudah diatur sama Yang Diatas. apalagi keinginan yang dimiliki manusia,kenyataan yang dihadapi,perjumpaan dengan orang orang tertentu,perasaan yang begitu tidak menentu. semangat yang turun naik.Yang Diatas selalu punya maksud dibalik itu semua. no coincidence happens in this world. everything happens for a reason"

4.20.2014

mengutip #25

dulu gw sama sekali ga pernah suka sama tempat ini. dan ga pernah punya alasan buat kesini. 
sekarang
gw punya alasan buat kesini. bukan karena gw mulai suka tempat ini. tapi karena gw punya alasan untuk kesini


-tentang kota-