9.01.2014

harinya ga akan sama lagi

kemarin
Agustus 31 2014
telah wafat
bapak, bos, mentor, sahabat, teman, panutan, dan orang baik
bapak peris marbun

Pak,
bapak sudah tenang disana
bapak sudah bahagia disana
bapak sudah bertemu dengan Tuhan

Pak,
6 bulan kurang lebih bapak berjuang melawan penyakit bapak
kami semua saksi hidup
saksi nyata dimana seorang manusia yang dengan semangatnya ga pernah lelah berjuang untuk hidup
saksi nyata dimana ada seorang bapak yang udah terbaring dengan lemahnya masih mikirin semua anak buahnya,keluarganya,kantor,barge,bahkan masih mikirin negri ini

Pak,
bapak memang seorang panutan
bukan hanya untuk saya
tapi semua orang yang kenal bapak
bahkan yang ga kenal bapak
saya akan selalu inget semua nasehat bapak
untuk selalu ngebahagiain orang tua saya
untuk selalu merasa beruntung dengan semua yang saya miliki
untuk selalu berjuang
untuk tidak pernah mengeluh atas apapun
untuk selalu sederhana dan rendah hati karena diatas kita masih ada yang lebih

Pak,
terima kasih atas semua ajaran bapak
terima kasih atas semua bimbingan bapak
salam hangat dari kedua orang tua saya
saya beruntung bisa kenal bapak walau cuman setaun
terima kasih banyak pak

bantu saya dari atas sana untuk bisa jadi sekuat bapak

jakarta, september 1 2014


7.09.2014

a brand new day

kali pertama setelah nyaris sebulan lebih melupakan blog ini bahkan nyaris berencana buat nutup blog ini..

dan sudah lama juga saya menyimpan post ini didalam folder draft saya

rasanya cuman ingin "menyimpan" semua yang ada disini. lalu kemudian ditutup rapat dan disegel.

saat ini ada yang lebih penting dari itu semua.
kebahagiaan ibu bapak saya. walaupun kebahagiaan saya juga penting, tapi saat ini saya cuman pingin bikin mereka happy. karena saya tau, waktu saya tidak sebanyak itu untuk mereka. saya tau sebentar lagi saya pasti akan meninggalkan mereka. dan saya tau pasti mereka pasti akan bahagia kalau saya bahagia.

ibu bapak, terimakasih untuk menemani saya selama 27 tahun ini
saya masih punya satu mimpi lagi yang harus saya kejar
doakan saya bisa mewujudkan mimpi saya itu ditahun ini yah

ibu bapak, tidak perlu takut atau kawatir akan apapun
karena saya akan selalu menjaga kalian dan saya juga tau pasti Tuhan akan menjaga kalian untuk saya

ibu bapak, terimakasih untuk menjadikan saya si tunggal yang "anomali"
walaupun kadang saya sadar keanomalian saya suka menjengkelkan kalian tapi percayalah
dibalik itu semua ada rasa sayang yang sangat besar yang kadang susah untuk saya ungkapkan

ibu bapak, saya hanya minta doakan doakan dan doakan saya selalu
saya percaya, doa kalian manjur untuk saya.
saya tau dan merasakan ada perubahan yang sangat besar dalam diri saya diumur saya sekarang.

saya hanya ingin selalu menjadi lebih baik lagi dari hari ke hari

untuk ibu, jangan pernah lelah menemani,menjaga, dan merawat bapak dan juga jangan pernah menyerah untuk apapun
ibu hanya perlu memikirkan bapak, tidak perlu memikirkan saya ataupun hal yang lain.
doakan suatu hari nanti saya bisa menjadi seperti ibu.
yah saya yakin saya bisa dan akan menjadi seperti ibu.

5.17.2014

nasihat seorang teman

"cumanlo yang tau bahagianya lo kaya gimana...cumanlo yang bisa rasain itu...gw cuman temenlo yang bisa ngedukunglo dan pasang badan buatlo buat apapun itu.i'll be on ur side...sekarang lo lakuin yang harus lo lakuin...yang tau baik atau enggaknya cumanlo bukan orang lain"

- nasihat diperjalanan menuju rumah,, i wish i could hug you today lorr -

5.13.2014

50tahun si ibuk

hari ini si ibuk ulangtaun
ulang taunnya yang ke 50
cuman berharap semoga dia happy
dan berharap dia selalu sehat

saya tau, dia ga bakal seterusnya ada disamping saya
tapi saya berharap
dia ada nanti ketika seseorang memohon ijinnya untuk memiliki saya
dia ada nanti ketika saya butuh dukungan dan keyakinan untuk melangkah lebih lanjut
dia ada nanti ketika saya butuh bimbingan konseling untuk bikin soto sokaraja untuk seseorang
dia ada nanti ketika saya butuh sebuah pelukan hangat
dia ada nanti untuk melihat saya bahagia

terima kasih untuk selalu menjadi ibu yang hebat
terima kasih untuk menjadikan saya seperti saya yang sekarang
terima kasih untuk selalu bilang "mama percaya kamu tau yang terbaik buat kamu..mama selalu ada disamping kamu apapun keadaannya"
terima kasih untuk sampai detik ini selalu percaya, yakin, dan tidak pernah ragu kepada saya
terima kasih untuk selalu menyayangi saya

happy 50 ibuk...
wish nothing but ur happiness

5.08.2014

si opung

pagi ini kembali lagi si opung bikin hati saya nyeess

saya : pak,,kelapangan yah abis tim bilding. udah lama ga naik pak. kangen laut

pak bos : (sambil megang pundak) nduk, kalo dulu aku takut kamu kelaut kamu dicariin sama ibu bapakmu, sekarang aku lebih takut lagi. aku takut kamu ga cuman dicariin inu bapakmu tapi kamu dicariin juga sama calon mertua dan pacarmu. nanti calon mertuamu sama pacarmu mau nyari calon mantu kaya kamu dimana lagi coba kalo kamu kenapa kenapa dilaut

saya : (mendadak pingin negek stimsol campur barite sama sea water)

5.07.2014

each tears

In each tear, there's a lesson. Makes you wiser than before, makes you stronger than you know.


Mary J Blige - Each Tear

selfnote

Everything has its own place in time and everyone has their own time to spread their wings. Always believe that beautiful things come to those who wait.

5.06.2014

kebangun

Realizing that you’re not really sure what “home” is anymore, because even though this is technically where you come from, you’re not sure you fit into the shape of the puzzle piece that you left behind. Being where you belong, maybe not today but someday, is something you’re willing to work for.

Chelsea Fagan

5.03.2014

before SUNRISE-SUNSET-MIDNIGHT

akhirnya saya mengkhatamkan sekuel before sunrise-sunset-midnight semalam.
film yang dari dulu pingin saya selesain tapi ga pernah kesampean. karena saya selalu takut bosen nontonnya.
tapi ternyata enggak. semuanya berasa makesense. ketemu sama orang yang bisa diajak ngobrol apa aja ga ada abisnya. dan beruntungnya mereka berjodoh jadi selalu dipertemukan kembali.
sangat suka sama percakapan si celine sama jesse :

-Before Sunrise-

Jesse: Alright, I have an admittedly insane idea, but if I don't ask you this it's just, uh, you know, it's gonna haunt me the rest of my life
Celine: What?
Jesse: Um... I want to keep talking to you, y'know. I have no idea what your situation is, but, uh, but I feel like we have some kind of, uh, connection. Right?
Celine: Yeah, me too.

Celine: I believe if there's any kind of God it wouldn't be in any of us, not you or me but just this little space in between. If there's any kind of magic in this world it must be in the attempt of understanding someone sharing something. I know, it's almost impossible to succeed but who cares really? The answer must be in the attempt.
 
Celine: When you talked earlier about after a few years how a couple would begin to hate each other by anticipating their reactions or getting tired of their mannerisms-I think it would be the opposite for me. I think I can really fall in love when I know everything about someone-the way he's going to part his hair, which shirt he's going to wear that day, knowing the exact story he'd tell in a given situation. I'm sure that's when I know I'm really in love.
 -When love can come as a complete surprise.-

-Before Sunset-

Jesse: In the months leading up to my wedding, I was thinking about you all the time. I mean, even on my way there; I'm in the car, a buddy of mine is driving me downtown and I'm staring out the window, and I think I see you, not far from the church, right? Folding up an umbrella and walking into a deli on the corner of 13th and Broadway. And I thought I was going crazy, but now I think it probably was you.
Celine: and I lived on 11th and Broadway.
Jesse: You see?

Celine: So, I want to try something.
Jesse: What?
Celine: [hugs him] I want to see if you stay together or if you dissolve into molecules.
Jesse: How am I doing?
Celine: Still here.
Jesse: Good, I like being here.

Jesse: I just... I don't wanna be one of those people who are... getting divorced at 52, and falling down into tears, admitting that they never really loved their spouse, and they feel that their life has been... sucked up into a vacuum cleaner! You know, I want a great life. I want her to have a great life. She deserves that! All right. But we're just living in a pretense of a marriage, responsibility, and all these... just... ideas of how people are suppose to live. Then I... I have these dreams...

 -What if you had a second chance with the one that got away?-

 -Before Midnight-

Nina: Like sunlight, sunset, we appear, we disappear. We are so important to some, but we are just passing through.

Jesse: But i also know that you love me. And i'm okay with you being a complicated human being. I don't want to live a boring life, where two people own each other, where two people are institutionalized in a box that others created because that is a bunch of stifling bullshit.


aaannndd happy ending...




5.01.2014

suatu hari

Suatu hari, kau akan bertemu seseorang yang membuatmu berkata “Ya” tanpa menimbang untung dan rugi.
Suatu hari kau akan bertemu seseorang dan seketika tahu, dialah yang selama ini kau cari. Karena kalian terlahir untuk saling bersua.
Suatu hari kau akan bertemu seseorang dan melupakan segala aturan dan permainan yang kau tahu. Dan kali ini kau hanya akan mendengarkan hatimu.
Suatu hari kau akan bertemu seseorang yang membuatmu lupa akan luka-lukamu. Suatu hari kau akan bertemu dengannya, dan kembali percaya.
Suatu hari kau akan bertemu seseorang yang tak sempurna dan bersedia mengabaikan segala ketaksempurnaan itu untuk bisa bersamanya.
Suatu hari, kau akan bertemu seseorang yang matanya menunjukkan kepadamu jalan pulang ke rumah.
Suatu hari kau akan bertemu seseorang, dan kau akan tahu. Tanpa meragu.

the mother

When your mother has grown older, 
When her dear, faithful eyes 
no longer see life as they once did, 
When her feet, grown tired, 
No longer want to carry her as she walks -

Then lend her your arm in support, 
Escort her with happy pleasure. 
The hour will come when, weeping, you 
Must accompany her on her final walk. 

And if she asks you something, 
Then give her an answer. 
And if she asks again, then speak! 
And if she asks yet again, respond to her, 
Not impatiently, but with gentle calm. 

And if she cannot understand you properly 
Explain all to her happily. 
The hour will come, the bitter hour, 
When her mouth asks for nothing more


A very beautiful poem written by Adolf Hitler. 
percaya ga sih si hitler bisa nulis puisi sebagus ini. yup, semua orang pasti punya sisi melankolis didirinya

wondering

Sometimes I wonder if you've only got a certain number of words and sentences in your head and if you use them all up, you get quiet.

Maybe that's why the young have so much to say, while the old hold what little words they have left so close and so tightly in their hearts.

4.27.2014

nasihat dijalan

keinget waktu itu dijalan pak bos pernah ngomong :
pak bos : nduk, kadang kan kita bilang beruntung banget mereka yang keluarganya berkecukupan, yang bisa menggunakan seluruh penghasilannya untuk dirinya sendiri tanpa harus terbebani dengan keluarga, nggak harus menyisihkan ini itu, kalau mau liburan, belanja pakai satu bulan gaji juga santai aja, mau investasi dengan seluruh tabungan juga bisa.

Saya : Terus pak?

pak bos : Sebenarnya justru kamu yang beruntung. Kamu dikasih jalan sama Tuhan buat membalas kebaikan orangtua yang sampai kapan pun nggak akan bisa kamu balas. Yang nggak semua orang beruntung bisa merasakan jalan ini.
Saya : *nahan nangis

4.26.2014

quotes

life is like collages... in one coincident you'll meet 'someone' from the other magazine....

4.24.2014

kepada diri saya

sampai rumah dengan cepat dan tiba tiba memikirkan untuk menulis hal ini :

berterima kasih kepada diri sendiri di masa lalu :
  • Terima kasih untuk selalu menjadi diri sendiri, 100% orisinal dan tidak berusaha menjadi orang lain untuk mengesankan orang lain.
  • Terima kasih telah mencintai tanpa menimbang untung rugi, mencintai tanpa rasa takut dan keraguan.
  • Terima kasih untuk tidak mengabaikan kegelisahan spiritualmu, untuk tidak mengabaikan pertanyaan-pertanyaan dalam hatimu, untuk mempertanyakan lagi segala yang selama ini engkau yakini. untuk selalu percaya dengan kata hatimu.
  • Terima kasih telah mau mencari kesejatian dari dalam dirimu sendiri dan mendengarkan Tuhan dari telinga dan hatimu, walaupun dengan banyak cercaan dan pandangan sinis orang lain.
  • Terima kasih untuk selalu memilih apa yang menurutmu terbaik walaupun mungkin itu bukan yang terbaik, karena pilihanmulah yang penting.
  • Terima kasih telah membuat langkah-langkah yang berani, dan terima kasih untuk keberanianmu menanggung segala resiko dari setiap langkah yang kautapakkan.
  • Terima kasih untuk selalu tidak pernah menyerah akan segala hal dan memaksimalkan segalanya
  • Terima kasih untuk tidak bosan menjadi si 3 o : open minded, optimis dan out of the box
  • Terima kasih untuk bersahabat dengan mendengarkan kata hati, untuk tidak lagi memandang segala perbedaan di permukaan, untuk bersahabat dengan apa yang ada di balik kulit dan bukan di luarnya.
  • Terima kasih untuk keberanianmu mengatakan tidak, untuk berkata jangan, untuk tidak setuju, untuk bangkit dan melawan pada segala yang tidak engkau inginkan.
  • Terima kasih telah selalu berusaha menjadi versi terbaik dari dirimu, setiap hari.
-Terima kasih, sudah menjadikan saya, saya yang hari ini-

love is not overrated

kemarin malam saya akhirnya berjumpa dengan teman saya, teman yang ketemunya cuman setaun sekali...
percakapan 3 jam tanpa henti dari mulai pembahasan hahahihi ga karuan sampe berujung pembahasan serius tentang pernikahan..hoooo.umur segini memang ga pernah bisa lari dari topik itu.

jadi topiknya, banyak yang bilang "Marriage is all about commitment. Trus ada juga yang bilang, daya tarik fisik dan seks itu akan jadi hal yang nggak penting setelah menikah nanti. Yang penting ya itu tadi. Komitmen, komitmen, komitmen. Komitmen untuk terus bersama walaupun badai menerpa bahtera perkawinan (halah). Komitmen untuk menerima pasangan kita apa adanya, berkompromi dengan segala kekurangan pasangan, komitmen untuk bertahan walaupun kondisi yang berjalan tidak sesuai harapan, dan sebagainya-dan sebagainya.
Dulu saya dan teman saya berfikir karena memang belum menikah, dan belum tahu bagaimana rasanya mengarungi bahtera rumah tangga (apa sih) kami setuju-setuju saja sebab semuanya memang terdengar masuk akal. Cinta yang membuat orang menikah, tapi pada akhirnya komitmenlah yang membuat pernikahan bertahan. Kira-kira begitulah.

Sekarang (saya pikir cuman saya) saya dan teman saya (ternyata) (fyi,teman saya ini sudah sampai di tahap menikah dan punya anak) menemukan bahwa ternyata kami adalah jenis manusia yang berbeda dari orang-orang tadi, sebab kami berdua sama-sama menganggap komitmen itu tidak berarti. Bahkan kami berdua sebenarnya sama-sama berfikir seandainya hidup dalam norma yang berbeda mungkin kami bakalan memilih untuk tinggal bersama tanpa menikah, saling mencintai selamanya tanpa ikatan apa-apa. Ini mungkin memang pandangan hidup yang ekstrim, tidak ideal, dan kami juga nggak bilang bisa diterapkan kepada semua pasangan. Intinya sih, mempertahankan pernikahan dengan berpegang teguh pada komitmen semula itu tidak bisa berlaku untuk kami berdua. Kenapa? Sebab kami sama-sama meyakini bahwa, hidup bersama itu karena cinta. Jika cinta sudah tidak ada, alasan mempertahankan pernikahan karena "sudah berkomitmen" itu akan terdengar menyedihkan bagi kami. Apanya yang membahagiakan dari kehidupan pernikahan di mana cinta sudah hilang? terdengar kuno memang, tapi kami memang si kuno yang akan tetap menjadi si kuno selamanya. dan kami bangga dengan itu.
 
Teman saya bercerita kalau suaminya pernah bilang, bahwa dia berharap nantinya selamanya bersama teman saya karena memang ingin, karena suka, karena cinta, bukan karena harus, bukan karena sebaiknya memang begitu. Dan kalaupun sudah menikah berpuluh tahun dan punya keturunan, alasan mereka tetap tinggal serumah nanti tetap karena saling menginginkan, bukan karena apa kata orang kalau mereka bercerai, bukan demi anak-anak yang butuh orang tua lengkap, bukan demi orang tua mereka tidak menanggung malu karena kegagalan pernikahan mereka.

Teman saya pernah bertanya ke suaminya, "Jadi nanti kalau suatu hari kamu nggak cinta lagi sama aku, kamu bakalan pisah sama aku?"

Dan dia menjawab, "Kalau nanti itu terjadi, memangnya kamu sendiri masih mau hidup sama orang yang nggak cinta lagi sama kamu?"

Jawaban yang sangat "gimana gitu kedengerannya" bukan? Hehehe. Intinya mereka berdua memang memandang cinta dan pernikahan seperti itu. Nggak perlu banyak komitmen dan janji, karena tidak ada yang menjamin bagaimana perasaan kita esok hari. Dan dengan tidak membebani diri mereka dengan komitmen-komitmen itu, mereka memberi lebih banyak ruang bagi cinta untuk bertumbuh. 


hhmmmpff..
saya iri dengan mereka.
ya saya akui.
dan saya ingin punya pernikahan seperti mereka.
what a lovely and nice chit chat

heaven knows no frontiers

If  life is a river and your heart is a boat
And just like a water baby, baby born to float
And if life is a wild wind that blows way on high
And your heart is Amelia dying to fly
Heaven knows no frontiers and I’ve seen heaven in your eyes

And if life is a bar room in which we must wait
‘Round the man with his fingers on the ivory gates
Where we sing until dawn of our fears and our fates
And we stack all the dead men in self addressed crates

In your eyes faint as the singing of a lark
That somehow this black night
Feels warmer for the spark
Warmer for the spark
To hold us ’til the day
When fear will lose its grip
And heaven has its ways

Heaven knows no frontiers
And I’ve seen heaven in your eyes

If your life is a rough bed of brambles and nails
And your spirit’s a slave to man’s whips and man’s jails

Where you thirst and you hunger for justice and right
And your heart is a pure flame of man’s constant night

In your eyes faint as the singing of a lark
That somehow this black night
Feels warmer for the spark
Warmer for the spark
To hold us ’til the day when fear will lose its grip
And heaven has its ways
And heaven has its ways
When all will harmonise
And you know what’s in our hearts
The dream will realise

Heaven knows no frontiers
And I’ve seen heaven in your eyes
Heaven knows no frontiers
And I’ve seen heaven in your eyes

-the corrs-

Life is intrinsic with fear. When you lose the feeling, you die. Heaven has no boundary once you die. The person they sing of is warm and full of excitement, and gives us a feeling that anything is possible. 
Yes, heaven knows no frontiers. Somehow I have found my heaven in his eyes. And you can find bliss in those eyes. But if it’s only my heaven, am I selfish? Can I consider it as OUR bliss? Well, I guess only heaven knows..

4.22.2014

tentang sebuah keyakinan

wikipedia : Keyakinan adalah suatu sikap yang ditunjukkan oleh manusia saat ia merasa cukup tahu dan menyimpulkan bahwa dirinya telah mencapai kebenaran.

seorang teman beberapa waktu lalu pernah cerita. kalau dia baru baru saja membatalkan pernikahannya di "menit menit" terakhir dengan alasan karena ternyata pada akhirnya dia tidak yakin. entah apa alasan tepatnya kenapa mendadak dia kehilangan keyakinannya itu, saya tidak mau banyak bertanya. yang saya tau, dia bukannya tidak berusaha untuk mencari tau sebab ketidakyakinannya itu. dia pasti berusaha untuk itu. hanya pada akhirnya dia ditunjukkan oleh keyakinannya untuk tidak melanjutkan semuanya.

saya tau apa rasanya karena saya pernah melakukan itu,atau mungkin tepatnya saya pernah ada di posisi dia. makanya saya tidak menjudge dia apa apa. karena saya juga akan melakukan itu kalo saya jadi dia. mungkin orang luar atau orang terdekat kita akan merasa aneh ataupun merasakan ketidakadilan atau bahkan berfikir bahwa kita si manusia yang jahat. tapi cobalah  berfikir bahwa bukankah lebih baik untuk berkata jujur mengenai apa yang dirasa dibanding menyimpan semuanya entah sampai kapan? 

karena pada akhirnya kita yang akan menjalani semuanya. bukan mereka,bukan anda,atau siapapun. tentang kita dan diri kita

untuk saya, ketika saya tidak yakin untuk menjalani sesuatu, saya akan memilih untuk mundur dibanding saya harus menjalani dengan keraguan karena pada akhirnya keyakinan akan tetap menang.dan disaat keraguan saya muncul, saya akan mengusahakan segalanya terlebih dahulu sebelum saya sampai pada keputusan bahwa saya memang benar benar tidak yakin akan suatu hal. dan begitu juga ketika saya yakin akan suatu hal. saya akan melakukannya, karena saya tau kalo saya tidak melakukannya apapun hasilnya saya akan menyesal. 

mengutip kata wikipedia, bahwa keyakinan itu adalah suatu sikap disaat manusia sudah merasa cukup tau dan menemukan suatu kebenaran untuk dirinya. yah, kebenaran untuk dirinya memang harus digaris bawahi. karena yang benar versi kita belum tentu benar versi orang lain. tapi karena kita sudah merasa cukup tau, dengan kata lain kita sudah memikirkan sebab dan akibatnya,sudah memikirkan resikonya, jadi disaat kita memilih keyakinan itu, harusnya tidak ada penyesalan sesudahnya. karena semuanya sudah dipikirkan baik baik.










4.20.2014

Dr.Seus #2

“Don't cry because it's over, smile because it happened.”

back to civilization

Yang dibawa dari "get lost"

 this street has never been the same again
ga kesampean masuk kesini

meriah sumringah
bapak pedagang es bakar yang ramahnya bukan main

a lot of detail a lot of meaning


apa rasanya jadi si sultan ke 7 yang selirnya ada 49??
 see the dragon or the oldman?

merumput

ga sia sia bisa liat sunset

 because prambanan are too mainstream rite? ;p

taman pelangi yang berasa kaya liat pelangi




no edit no filter